Megadewa88sport – Timnas basket putra Indonesia memilih bersikap realistis menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Berada di grup yang cukup berat, skuad Merah Putih tidak memasang target berlebihan. Sebaliknya, mereka fokus meraih kemenangan pada pertandingan pertama sebagai modal untuk melangkah lebih jauh.

Pelatih Indonesia, David Singleton, menyadari perjalanan timnya di ajang multievent terbesar di Asia tersebut tidak akan mudah. Indonesia tergabung di Pool A bersama tuan rumah Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi.
Dua nama pertama menjadi tantangan besar karena memiliki level kompetisi yang lebih tinggi. Sementara Arab Saudi juga bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Meski demikian, Singleton meminta anak asuhnya tidak larut dalam hasil undian. Menurutnya, situasi tersebut harus dihadapi dengan persiapan maksimal.
“Itulah hasil undian yang kami dapatkan. Kami mendapatkan grup tersebut dan tidak bisa mengeluh atau mengkhawatirkannya. Kami hanya harus menghadapinya,” ujar Coach Dave di sela-sela latihan di Roar Performance Center Basketball Court, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9).

Kemenangan Pertama Jadi Target Utama
Coach Dave memahami kualitas lawan yang akan dihadapi Indonesia. Beberapa tim di Pool A bahkan memiliki peringkat dunia yang jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia.
Jepang dan Korea Selatan, misalnya, merupakan negara yang sudah terbiasa bersaing di level internasional. Namun, kondisi tersebut tidak membuat Indonesia kehilangan kepercayaan diri.
Baca Juga : Lando Norris Bangun Tim Balap Junior LN4 Fusion, Bidik Talenta Baru Menuju Formula 1
Kehadiran sejumlah pemain tambahan membuat Singleton optimistis timnya mampu memberikan perlawanan.
“Namun, kami percaya dengan tambahan pemain yang kami miliki, kami bisa berada di level dan lingkungan kompetisi tersebut. Tetapi target kami adalah memenangkan pertandingan pertama,” kata mantan pelatih Prawira Bandung itu.
Target tersebut menjadi penting karena kemenangan pada laga pembuka bisa memberikan suntikan kepercayaan diri sekaligus membuka peluang Indonesia untuk bersaing dalam perebutan tiket ke babak berikutnya.
Belajar dari Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup
Persiapan Indonesia menuju Asian Games 2026 juga tidak terlepas dari pengalaman mereka di ronde pertama Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029.
Indonesia memang berhasil lolos ke ronde kedua, tetapi perjalanan tersebut belum sepenuhnya memuaskan. Dari tiga pertandingan yang dimainkan, Indonesia hanya mampu mengamankan satu kemenangan.

Singleton mengakui timnya belum menunjukkan performa terbaik. Namun, hasil tersebut tidak ingin dijadikan beban menjelang Asian Games.
Menurutnya, kegagalan di ajang sebelumnya justru menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh tim.
“Hal terpenting setelah kami kembali dari Malaysia adalah kami belajar banyak. Kami benar-benar kembali fokus pada program kami, terus berkembang, melakukan perbaikan, dan mengembangkan diri,” ujarnya.
Pelatih asal Amerika Serikat tersebut juga menegaskan bahwa tanggung jawab atas hasil pertandingan berada di pundak seluruh elemen tim, baik pemain maupun pelatih.
Jepang Jadi Ujian Pertama
Indonesia akan langsung mendapatkan ujian berat pada pertandingan pembuka Asian Games 2026.
Tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi Jepang pada 10 September 2026 di Aichi International Arena, Nagoya. Sehari berselang, Indonesia kembali bertanding melawan Korea Selatan sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Arab Saudi pada 13 September.
Format kompetisi membuat setiap pertandingan memiliki arti penting. Dua tim teratas dari masing-masing grup akan lolos langsung ke perempat final, sementara dua peringkat ketiga terbaik juga mendapatkan tiket ke babak delapan besar.

Karena itu, Indonesia tidak ingin kehilangan momentum sejak pertandingan pertama.
“Kami ingin bermain semaksimal mungkin, memenangkan pertandingan pertama, mengawali turnamen dengan catatan 1-0, kemudian melihat sejauh mana kami bisa melangkah dari sana,” tegas Coach Dave.
Baca Juga : Gempa Susulan M 5,8 Kembali Guncang Flores, Penanganan Wilayah Terisolasi Terus Berlanjut
Jadi Delegasi Pertama Indonesia yang Berangkat
Timnas basket putra Indonesia dijadwalkan bertolak ke Jepang pada Senin (7/9). Mereka menjadi delegasi pertama Indonesia yang berangkat untuk mengikuti Asian Games 2026.
Sementara itu, upacara pembukaan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya akan digelar pada 19 September 2026 di Paloma Mizuho Stadium.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Indonesia berharap bisa menghadirkan kejutan di tengah persaingan ketat Pool A. Target awalnya sederhana, yakni membuka turnamen dengan kemenangan.
Jika start manis berhasil diwujudkan, langkah Indonesia untuk berbicara lebih jauh di Asian Games 2026 tentu akan semakin terbuka.
- Aichi International Arena
- Arab Saudi vs Indonesia
- Asian Games 2026
- Asian Games Aichi Nagoya
- Asian Games Indonesia
- Basket Asia
- Basket Indonesia
- Basket Putra Indonesia
- Berita Basket Terbaru
- Coach Dave
- David Singleton
- FIBA Asia Cup 2029
- Jadwal Timnas Basket Indonesia
- Jepang vs Indonesia
- Korea Selatan vs Indonesia
- olahraga Indonesia
- Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup
- Tim Merah Putih
- Timnas Basket Indonesia
- Timnas Indonesia

Leave a Reply