Megadewa88sport,Jakarta – Megabintang MotoGP, Marc Marquez, kembali menegaskan prioritasnya setelah kepindahan bersejarahnya ke tim Gresini Ducati. Juara dunia delapan kali ini menyatakan bahwa obsesinya saat ini bukan lagi memecahkan rekor legenda Spanyol. Legenda tersebut adalah Ángel Nieto, yang memiliki 12+1 gelar.
Fokus utama Marquez kini adalah kembali menemukan kecepatan dan rasa percaya diri di atas motor barunya. Pernyataan ini muncul menyusul spekulasi di media. Spekulasi ini menyebut Marquez berambisi menyamai rekor gelar Nieto.

Rekor ini dianggap sebagai rekor nasional yang paling bergengsi di Spanyol. Marquez berargumen bahwa setelah periode sulit dengan Honda. Ia juga telah mengalami berbagai cedera.
Prioritas Marquez: Feedback Motor, Bukan Angka Statistik
Target Marquez kini menjadi lebih realistis dan terfokus. Target realistisnya adalah menjadi kompetitif lagi. Ia ingin bertarung di barisan depan bersama tim barunya. Marquez menyebut rekor Nieto adalah motivasi yang baik. Namun, ia bukanlah tujuan utama saat ini yang harus dikejar.
Kepindahan Marc Marquez ke tim Gresini Ducati menjadi babak baru yang krusial dalam kariernya. Ia kini mengendarai motor Ducati Desmosedici GP23 yang terbukti sangat kompetitif. Motor ini sebelumnya membawa Francesco Bagnaia menjadi juara dunia. Ini adalah langkah krusial untuk mengembalikan kariernya.
Marquez menjelaskan, periode sulit di Honda membuatnya sadar akan pentingnya motor. Untuk mengejar gelar dan rekor, ia harus didukung motor yang kuat dan stabil. Ia harus fokus pada pemulihan fisik dan adaptasi dengan Desmosedici. Adaptasi ini lebih penting daripada memikirkan statistik sejarah saat ini.
Baca Juga : Barcelona Hadapi Atletico Madrid: Analisis dan Prediksi Malam Ini
Ángel Nieto sendiri merupakan pembalap legendaris Spanyol yang ikonik. Nieto memenangkan total 13 gelar juara dunia. Gelar tersebut terbagi antara kelas 50cc dan 125cc. Rekor 13 gelar ini seringkali diucapkan sebagai 12+1 untuk menghormatinya. Marquez saat ini telah mengumpulkan 8 gelar.
Marquez menegaskan. Dorongan utamanya adalah untuk kembali menikmati balapan tanpa tekanan. Ia ingin bertarung dengan para pembalap muda berbakat lainnya. Jika performa bagus datang, rekor akan mengikuti dengan sendirinya sebagai konsekuensi. Fokusnya saat ini adalah menjadi yang terbaik dari dirinya sendiri di musim 2026.

Leave a Reply