sport.megadewa88portal,REGGIO EMILIA – Bek tengah andalan Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, mengalami malam yang kurang memuaskan saat klubnya, Sassuolo, harus mengakui keunggulan Genoa dengan skor tipis 1-2 dalam lanjutan Serie A Italia di Stadion Mapei pada Selasa (4/11) dini hari WIB. Meskipun tampil selama 90 menit penuh, penampilan Idzes menuai kritik tajam, bahkan membuatnya mendapatkan rating terendah di antara para pemain bertahan Sassuolo.

Kekalahan menyakitkan ini dipicu oleh gol penentu yang tercipta secara dramatis di masa injury time (90+3′) melalui sundulan bek Genoa, Leo Skiri Ostigard, yang memanfaatkan situasi tendangan bebas. Gol tersebutlah yang membuat Sassuolo harus rela kehilangan poin penuh di kandang dan semakin menjauh dari papan tengah klasemen.
Statistik dan Kritik Media Italia
Menurut data statistik dari penyedia layanan skor dan statistik sepak bola terkemuka, seperti Fotmob dan Sofascore, Jay Idzes hanya memperoleh rating 6,0, sebuah angka yang menjadikannya sebagai bek starter dengan penilaian paling rendah dalam skuad I Neroverdi (julukan Sassuolo) pada laga tersebut.
Rincian Kinerja Defensif Jay Idzes:
- Akurasi Umpan: Mencapai 89% dari 45 percobaan.
- Kontribusi Defensif: Mencatatkan 1 tekel, 3 sapuan, dan 1 intersepsi.
- Duel Udara: Hanya memenangkan 1 dari 5 duel udara (20%).
- Duel Darat: Memenangkan 2 dari 4 duel darat.
Media lokal Italia, khususnya yang fokus meliput Sassuolo, secara eksplisit menyoroti peran Idzes dalam proses terjadinya gol kedua Genoa. Laporan pasca-pertandingan menyebutkan bahwa sang bek gagal mengantisipasi pergerakan dan memenangkan duel udara dengan Ostigard, yang kemudian dengan leluasa menanduk bola ke gawang Sassuolo. Beberapa media bahkan menudingnya sebagai “biang keladi” kekalahan tim.
Reaksi Pelatih dan Dampak di Klasemen
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, tidak menyembunyikan kekecewaannya pasca pertandingan. Ia mengkritik keras performa timnya secara keseluruhan, terutama lini pertahanan yang dinilai melakukan kesalahan-kesalahan yang “naif” di momen krusial, meskipun timnya unggul dalam penguasaan bola (61%). Kekalahan di menit-menit akhir ini jelas meninggalkan rasa pahit dan menjadi pelajaran penting bagi seluruh tim.
Hasil ini membuat Sassuolo tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 13 poin. Sementara itu, Genoa berhasil memperbaiki posisi mereka di zona degradasi dengan meraih tiga poin penting.
Baca Juga:Inter dipermalukan Napoli, Conte dan Lautaro bersitegang
Bagi Jay Idzes, yang selama ini menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang Sassuolo, rapor merah ini menjadi tantangan besar untuk segera memulihkan konsistensi dan menunjukkan kembali performa terbaiknya saat Sassuolo menghadapi tantangan berikutnya melawan Atalanta.

Leave a Reply